Memberikan informasi bisnis penghasil dollar dan penyedia software full version

  • RSS
  • Skype
  • Facebook
  • Yahoo

Twitter
English French German Spain Italian Dutch

Russian Brazil Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
Translate Widget by Google

Tampilkan postingan dengan label KEILMUAN GHOIB. Tampilkan semua postingan

SHOLAWAT AZHIMIYYAH

ALLAAHUMMA INNII AS ‘ALUKA BI NUURI WAJHILLAAHIL ‘AZHIIM. WA QOOMAT BIHII ‘AWAALIMULLAHIL ‘AZHIIM. ANTUSHOLLIYA ‘ALAA MAWLAANAA MUHAMMADIN DZIL QODRIL ‘AZHIIM. WA ‘ALAA AALI NABIYYILLAHIL ‘AZHIIM. BIQODRI ‘AZHOMATI DZAATILLAHIL ‘AZHIIM. FII KULLI LAMHATIW WANAFASIN ‘ADADAMA FII ‘ILMILLAHIL ‘AZHIIM. SHOLAATAN DAA ‘IMATANM BIDAWAAMILLAAHIL ‘AZHIIM. TA’ZHIIMAL LIHAQQIKA YAA MAWLAANAA YAA MUHAMMAD YAA DZAL KHULUQIL ‘AZHIIM. WASALLIM ‘ALAYHI WA ‘ALAA AALIHII MITSLA DZAALIK. WAJMA’ BAYNII WABAYNAHUU KAMAA JAMA’TA BAYNAR RUUHI WANAFS, ZHOOHIROW WABAATHINAA, YAQHZHOTAW WAMANAAMAA. WAJ’ALHU YAA ROBBI RUUHAL LIDZAATII MIN JAMII’IL WUJUUHI FID DUNYAA QOBLAL AAKHIROTI YAA ‘AZHIIM.

Yaa Allah sesunggguhnya aku memohon kepadaMu dengan cahaya Wajah Allah Yang Agung. Yang memenuhi tiang-tiang Arasy Allah Yang Agung. Dan dengannya berdirilah alam-alam (ciptaan) Allah Yang Agung. Agar shalawat tersampaikan atas pelindung kami, Muhammad SAW, yang memiliki derajat yang Agung. Dan atas keluarga nabi Allah Yang Agung. Dengan ukuran Keagungan Zat Allah yang Agung. Disetiap kedipan dan nafas, sebanyak apa yang termaktub dalam Ilmu Allah Yang Agung. Shalawat yang sentosa dengan Kekekalan Allah Yang Agung. (sebagai) pengagungan terhadap Haq (kebenaran) engkau wahai Muhammad, yang memiliki akhlak (perangai) yang Agung. Dan salam atas beliau SAW serta keluarganya, semisal yang demikian itu . dan satukanlah aku dengan Beliau sebagaimana engkau satukan ruh dengan nafas, secara zhahir dan batin, dalam keadaan terjaga (sadar) atau tidur (mimpi). Dan jadikanlah beliau yaa Tuhanku, sebagai ruhani jiwaku, di setiap arah, didunia ini sebelum (datangnya) hari akhir, wahai Zat yang memiliki Keagungan.

 Ada sebuah peristiwa menakjubkan sehubungan dengan shalawat ini. Al-Arif billah Habib Abu Bakar bin Abdullah ‘Atthas memperoleh shalawat ini dari SAYYID AHMAD BIN IDRIS secara langsung . Beliau lalu menulis shalawat ini dan menyimpannya dalam tas pakaian. sewaktu berlayar dilaut , seorang darwis ahli sir batin dan kasyaf melihat cahaya keluar dari tas Habib Abu Bakar hingga ke langit. Ia lalu memberitahukan apa yang dilihatnya kepada Habib Au Bakar. habib abu Bakar berkata kepadanya, ” Tas ku ini hanya berisi pakaian dan shalawat”. habib Abu Bakar lalu menunjukan sholawat itu kepada si Darwisy.

Tarekat Al-Idrisiyyah dinisbahkan kepada nama Syekh Ahmad bin Idris al-Fasi al-Hasani (1173 – 1253 H / 1760 – 1837 M). Sebenarnya Tarekat ini berasal dari Tarekat Khidhiriyyah yang berasal dari Nabi Khidir As yang diberikan kepada Syekh Abdul Aziz bin Mas’ud ad-Dabbagh Ra. Setelah Syekh Ahmad bin Idris Ra. Tarekat ini mengalami perkembangan lebih jauh yang melahirkan berbagai jenis Tarekat lainnya, hal ini disebabkan karena beberapa murid Syekh Ahmad bin Idris membuat komunitas Tarekat yang dinisbahkan kepadanya dan mengembangkan ajarannya menjadi suatu sistem ajaran yang lebih spesifik. Oleh karenanya tidaklah heran jika Tarekat Idrisiyyah ini memiliki hubungan yang erat dengan nama-nama Tarekat lainnya, seperti Sanusiyyah, Mirghaniyyah, Rasyidiyyah, Khidhiriyyah, Syadziliyyah, Dandarawiyyah, Qadiriyyah. Bahkan Syekh Muhammad bin Ali Sanusi sebagai murid Syekh Ahmad bin Idris menguasai 40 Thariqat yang dikumpulkan dalam sebuah masterpiece-nya ‘Salsabil Mu’in fi Tharaa-iqul Arba’iin. Istilah 40 Thariqat dari kitab ini mengilhami istilah Thariqah Mu’tabarah (diakui) di Indonesia (yang berjumlah 40).

Syekh Ahmad bin Idris berguru kepada Syekh Abdul Wahab at-Tazi, yang merupakan murid Syekh Abdul Aziz az-Dabbagh, pengarang kitab Al-Ibriz. Awrad terkenal yang diajarkan oleh Syekh Ahmad bin Idris kepada murid-muridnya adalah berupa hizib-hizib, di antaranya adalah Hizib Sayfi yang diperolehnya dari Syekh al-Mujaidiri, yang didapatnya dari seorang Raja Jin, dari Sayidina Ali Karramallahu Wajhah. Selain itu Beliau diajarkan seluruh awrad Syadziliyyah dari Rasulullah Saw melalui perantara Nabi Khidir As. Namun yang masih eksis diamalkan oleh penganut Tarekat Idrisiyyah adalah Shalawat ‘Azhimiyyah, Istighfar Kabir dan Dzikir Makhshus.

Sanad Tarekat Al-Idrisiyyah terkenal sangat ringkas, karena menggunakan jalur Nabi Khidhir As hingga Nabi Muhammad Saw. Sedangkan jalur pengajaran syari’at Tarekat ini menggunakan jalur Syekh Abdul Qadir al-Jailani Qs. hingga kepada Sayidina Hasan Ra.

Tarekat Al-Idrisiyyah yang dikenal di Indonesia adalah Tarekat yang dibawa oleh Syekh al-Akbar Abdul Fattah pada tahun 1930, yang sebelumnya bernama Tarekat Sanusiyyah. Syekh al-Akbar Abdul Fattah menerimanya dari Syekh Ahmad Syarif as-Sanusi al-Khathabi al-Hasani di Jabal Abu Qubais, Mekah. Saat ini kepemimpinan Tarekat Al-Idrisiyyah diteruskan oleh Syekh Muhammad Fathurahman, MAg.

Tarekat ini menekankan aspek lahir dan batin dalam ajarannya. Penampilan lahiriyyah ditunjukkan oleh penggunaan atribut dalam berpakaian. Kaum laki-laki berjenggot, berghamis putih, bersurban, dan berselendang hijau. Sedangkan kaum wanitanya mengenakan cadar hitam. Jama’ahnya menjauhi perkara haram dan makruh seperti merokok. Adapun dalam aspek peribadatannya senantiasa mendawamkan salat berjama’ah termasuk salat sunnahnya. Sujud syukur setelah salat fardhu dikerjakan secara istiqamah.

Tarekat Al-Idrisiyyah lebih dikenal di Malaysia daripada di Indonesia, karena banyak berafiliasi dengan Tarekat lain (seperti TQN). Ada Tarekat Qadiriyyah Idrisiyyah atau Ahmadiyyah al-Idrisiyyah. Nama Ahmadiyyah diambil dari nama depan Syekh Ahmad bin Idris. Ketika masuk ke Indonesia, karena alasan politis nama Tarekat Sanusiyyah berganti dengan nama Idrisiyyah. Mengingat pergerakan Sanusiyyah saat itu telah dikenal oleh para penjajah Barat.

AWRAD DAN DZIKIR

Kebiasaan dzikir yang biasa dilakukan oleh jama’ah Al-Idrisiyyah adalah di setiap waktu ba’da Maghrib hingga Isya dan ba’da Shubuh hingga Isyraq. Pelaksanaan dzikir di Tarekat ini dilakukan dengan jahar (suara nyaring), diiringi lantunan shalawat (kadang-kadang dalam moment tertentu dengan musik). Kitab panduan Awrad dzikirnya bernama ‘Hadiqatur Riyahin’ yang merupakan khulashah (ringkasan) awrad pilihan (utama) dari berbagai amalan (awrad) Syekh Ahmad bin Idris dan Sadatut Thariqah lainnya. Awrad wajib harian seorang murid Idrisiyyah adalah:

Membaca Al-Quran satu Juz,
Membaca Itighfar Shagir 100 kali,
Membaca Dzikir Makhshush 300 kali: LAA ILAAHA ILLALLAAH MUHAMMADUR ROSULULLAH FII KULLI LAMHATIW WANAFASIN ‘ADADA MAA WASI’AHUU ‘ILMULLAH.
Membaca Sholawat Ummiyyah 100 kali,
Membaca Yaa Hayyu Yaa Qoyyuum 1000 kali,
Membaca Dzikir Mulkiyyah 100 kali: Laa Ilaaha illallaahu wahdahuu laa syariikalah, lahul mulku walahul hamdu yuhyii wayumiitu wahuwa ‘alaa kulli syay-in qodiir.
Memelihara Ketaqwaan.

Awrad tambahan untuk bertaqaarub kepada Allah adalah menunaikan salat tahajjud dan membaca Sholawat Azhimiiyyah sebanyak 70 kali sesudah ba’da Shubuh hingga terbit Fajar.

@@@

SHOLAWAT   SYEKH HABIB Muhammad Lutfhi bin Ali bin Hasyim bin Yahya Ba’Alawy

ALLAHUMMA SHALLI WA SALLIM ALAA SAYIDINA MUHAMMADIN NABIYIIL UMMIY WA ALAA ALIHI WA SHAHBIHI WASALIM BI ADADI SHALAWATULLAH WA ANBIYA’IHI WA RASULIHI WA MALAIKATIHI WA AWLIYA’IHI, WA YANFA’UNA BIHAA MIN BARAKATIHIM WA ANWARIHIM WA ASRARIHIM WA NAFAKHATIHIM WA ‘ALAA AWLADINA WA ABNAA’INA WA BANATINAA WA AHLI BAITINA WA AHBABINA WA LIMAN AHABUHUM WA LIMAN AHSANA ILAYNA FIIKA FII DUNYA WAL AKHIRAH BIRAHMATIKA YAA ARHAMAR RAHIMIN

Yaa Allah limpahkanlah shalawat dan salam kepada Baginda Sayidina Muhammad Nabi yang Ummi dan kepada seluruh keluarga dan sahabatnya, dengan shalawatnya Allah dan shalawatnya para Nabi, shalawatnya para Rasul dan Shalawatnya para malaikat serta shalawatnya para Awliya-Nya, yang memberikan kepada kita barakahnya, cahayanya, rahasianya, manfaatnya kepada kita, anak cucu keturunan kita, keluarga kita, ahli bait kita, kecintaan kita dan yang mencintai kita, dan orang-orang yang berbuat baik kepada kita karena Allah di dunia dan akhirat, dengan rahmat dari Mu, Wahai Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.

Diijazahkan dan dihadiahkan dari Syekh al-Allamah al-Arifbillah Al-Walid al-Habib Muhammad Lutfhi bin Ali bin Hasyim bin Yahya Ba’Alawy. Shalawat luar biasa yang mencakup seluruh shalawat-shalawat yang ada, yang manfaat serta barakahnya menyeluruh meliputi anak cucu keturunan dan keluarga kerabat kita. Boleh di baca sekali, atau tiga kali. Beliau menganjurkan untuk dibaca tujuh kali pagi dan sore/malam.


undienzainuddin@yaho.com

BISMILLAH, ASSALAMUALAIKUM YA NUR HABIBAH, NABI ADAM TENDREKO BAGINDA ALI TEDDUKO, AENA BUAERA-BUAERA AENA ALI MAKKARAWA IFATIMAH NAKARAWA ,JIBERILU PATTURUNGI CINNANA IFATIMA LAO RIYA, BARAKKANA ALLAH TA’ALA.

Caranya ambil air ludah pd langit-2 mulut dgn ujung lidah ,lalu ujung lidah sentuhkan kejari tengah tangan kiri, selanjutnya sentuhkan ketarget langsung kekulitnya.


====ALLAAHUMMA SHOLLI ‘ALAA SAYYIDINAA MUHAMMADIN WA AALIHII WA’ITRATIHII BI ‘ADADI KULLI MA’ LUUMIL-LAKA ASTAGHFIRULLAAH AL ‘AZHIM LA ILAAHAA ILLAA HUWAL HAYYUL QAYYUUMU WA ATUUBU ILAIH. YAA HAYYU YAA QAYYUUM =====

Semoga melimpahkan Berkah shalawat atas Nabi Muhammad dan atas keluarga besarnya dan keturunannya menurut jumlah segala sesuatu yang diketahui-Mu. Saya memohon pengampunan dari Yang Maha Agung, Tiada Dia selain Allah, Yang Maha Sempurna Hidup dan Diri berkelanjutan dan aku berbalik kepada-Nya dengan pertobatan. Wahai Yang Sesungguhnya Hidup dan Maha Sempurna.

Sholawat ini juga dirumuskan oleh Uwais Al Qorni. Seorang pemuda bermata biru yang hidup sezaman dengan Rasulullah SAW, ahli membaca Al-Qur’an dan menangis, pakaiannya hanya dua helai sudah kusut yang satu untuk penutup badan dan yang satunya untuk selendangan, tiada orang yang menghiraukan, tak dikenal oleh penduduk bumi akan tetapi sangat terkenal di langit.
Pemuda dari Yaman ini yatim, tak punya sanak famili kecuali hanya ibunya yang telah tua renta dan lumpuh. Hanya penglihatan kabur yang masih tersisa. Untuk mencukupi kehidupannya sehari-hari, Uwais bekerja sebagai penggembala kambing. Upah yang diterimanya hanya cukup untuk sekedar menopang kesehariannya bersama Sang ibu, bila ada kelebihan, ia pergunakan untuk membantu tetangganya yang hidup miskin dan serba kekurangan seperti keadaannya.

Kesibukannya sebagai penggembala domba dan merawat ibunya yang lumpuh dan buta, tidak memengaruhi kegigihan ibadahnya, ia tetap melakukan puasa di siang hari dan bermunajat di malam harinya.

Uwais al-Qarni telah memeluk Islam pada masa negeri Yaman mendengar seruan Nabi Muhammad SAW. yang telah mengetuk pintu hati mereka untuk menyembah Allah, Tuhan Yang Maha Esa, yang tak ada sekutu bagi-Nya. Islam mendidik setiap pemeluknya agar berakhlak luhur.

Peraturan-peraturan yang terdapat di dalamnya sangat menarik hati Uwais, sehingga setelah seruan Islam datang di negeri Yaman, ia segera memeluknya, karena selama ini hati Uwais selalu merindukan datangnya kebenaran. Banyak tetangganya yang telah memeluk Islam, pergi ke Madinah untuk mendengarkan ajaran Nabi Muhammad SAW secara langsung. Sekembalinya di Yaman, mereka memperbarui rumah tangga mereka dengan cara kehidupan Islam.

Alangkah sedihnya hati Uwais setiap melihat tetangganya yang baru datang dari Madinah. Mereka itu telah “bertamu dan bertemu” dengan kekasih Allah penghulu para Nabi, sedang ia sendiri belum. Kecintaannya kepada Rasulullah menumbuhkan kerinduan yang kuat untuk bertemu dengan sang kekasih, tapi apalah daya ia tak punya bekal yang cukup untuk ke Madinah, dan yang lebih ia beratkan adalah sang ibu yang jika ia pergi, tak ada yang merawatnya.

Di ceritakan ketika terjadi Pertempuran Uhud Rasulullah SAW mendapat cedera dan giginya patah karena dilempari batu oleh musuh-musuhnya. Kabar ini akhirnya terdengar oleh Uwais. Ia segera memukul giginya dengan batu hingga patah. Hal tersebut dilakukan sebagai bukti kecintaannya kepada beliau SAW, sekalipun ia belum pernah melihatnya. Hari berganti dan musim berlalu, dan kerinduan yang tak terbendung membuat hasrat untuk bertemu tak dapat dipendam lagi. Uwais merenungkan diri dan bertanya dalam hati, kapankah ia dapat menziarahi Nabinya dan memandang wajah beliau dari dekat?

Tapi, bukankah ia mempunyai ibu yang sangat membutuhkan perawatannya dan tak tega ditingalkan sendiri, hatinya selalu gelisah siang dan malam menahan kerinduan untuk berjumpa. Akhirnya, pada suatu hari Uwais mendekati ibunya, mengeluarkan isi hatinya dan memohon izin kepada ibunya agar diperkenankan pergi menziarahi Nabi SAW di Madinah. Sang ibu, walaupun telah uzur, merasa terharu ketika mendengar permohonan anaknya.

Beliau memaklumi perasaan Uwais, dan berkata, “Pergilah wahai anakku! temuilah Nabi di rumahnya. Dan bila telah berjumpa, segeralah engkau kembali pulang”. Dengan rasa gembira ia berkemas untuk berangkat dan tak lupa menyiapkan keperluan ibunya yang akan ditinggalkan serta berpesan kepada tetangganya agar dapat menemani ibunya selama ia pergi.

Sesudah berpamitan sambil menciumi sang ibu, berangkatlah Uwais menuju Madinah yang berjarak kurang lebih empat ratus kilometer dari Yaman. Medan yang begitu ganas dilaluinya, tak peduli penyamun gurun pasir, bukit yang curam, gurun pasir yang luas yang dapat menyesatkan dan begitu panas di siang hari, serta begitu dingin di malam hari, semuanya dilalui demi bertemu dan dapat memandang sepuas-puasnya paras baginda Nabi SAW yang selama ini dirindukannya. Tibalah Uwais al-Qarni di kota Madinah. Segera ia menuju ke rumah Nabi SAW, diketuknya pintu rumah itu sambil mengucapkan salam. Keluarlah Sayyidah Fathimah binti Muhammad SAW, sambil menjawab salam Uwais.

Segera saja Uwais menanyakan Nabi yang ingin dijumpainya. Namun ternyata beliau SAW tidak berada di rumah melainkan berada di medan perang. Betapa kecewa hati sang perindu, dari jauh ingin berjumpa tetapi yang dirindukannya tak berada di rumah. Dalam hatinya bergolak perasaan ingin menunggu kedatangan Nabi SAW dari medan perang.

Tapi, kapankah beliau pulang ? Sedangkan masih terngiang di telinga pesan ibunya yang sudah tua dan sakit-sakitan itu, agar ia cepat pulang ke Yaman,” Engkau harus lekas pulang”.

Karena ketaatan kepada ibunya, pesan ibunya tersebut telah mengalahkan suara hati dan kemauannya untuk menunggu dan berjumpa dengan Nabi SAW. Ia akhirnya dengan terpaksa mohon pamit kepada Sayyidah Fathimah a.s. untuk segera pulang ke negerinya. Dia hanya menitipkan salamnya untuk Nabi SAW dan melangkah pulang dengan perasaan haru.

Sepulangnya dari perang, Nabi SAW langsung menanyakan tentang kedatangan orang yang mencarinya. Nabi Muhammad SAW menjelaskan bahwa Uwais al-Qarni adalah anak yang taat kepada ibunya. Ia adalah penghuni langit (sangat terkenal di langit). Mendengar perkataan baginda Rasulullah SAW, Sayyidatina Fathimah a.s. dan para sahabatnya tertegun. Menurut informasi Sayyidah Fathimah a.s., memang benar ada yang mencari Nabi SAW dan segera pulang kembali ke Yaman, karena ibunya sudah tua dan sakit-sakitan sehingga ia tidak dapat meninggalkan ibunya terlalu lama.

Rasulullah SAW bersabda : “Kalau kalian ingin berjumpa dengan dia (Uwais al-Qarni), perhatikanlah, ia mempunyai tanda putih di tengah-tengah telapak tangannya.” Sesudah itu beliau SAW, memandang kepada Imam Ali bin Abi Thalib a.s. dan Umar bin Khattab dan bersabda, “Suatu ketika, apabila kalian bertemu dengan dia, mintalah do’a dan istighfarnya, dia adalah penghuni langit dan bukan penghuni bumi”.

Tahun terus berjalan, dan tak lama kemudian Nabi SAW wafat, hingga kekhalifahan Abu Bakar telah di estafetkan Khalifah Umar bin Khattab. Suatu ketika, khalifah Umar teringat akan sabda Nabi SAW. tentang Uwais al-Qarni, sang penghuni langit. Ia segera mengingatkan kepada Imam Ali a.s. untuk mencarinya bersama. Sejak itu, setiap ada kafilah yang datang dari Yaman, beliau berdua selalu menanyakan tentang Uwais al-Qorni, apakah ia turut bersama mereka.

Di antara kafilah-kafilah itu ada yang merasa heran, apakah sebenarnya yang terjadi sampai-sampai ia dicari oleh beliau berdua. Rombongan kafilah dari Yaman menuju Syam silih berganti, membawa barang dagangan mereka.

Suatu ketika, Uwais al-Qorni turut bersama rombongan kafilah menuju kota Madinah. Melihat ada rombongan kafilah yang datang dari Yaman, segera khalifah Umar bin Khattab dan Imam Ali a.s. mendatangi mereka dan menanyakan apakah Uwais turut bersama mereka. Rombongan itu mengatakan bahwa ia ada bersama mereka dan sedang menjaga unta-unta mereka di perbatasan kota. Mendengar jawaban itu, beliau berdua bergegas pergi menemui Uwais al-Qorni.

Sesampainya di kemah tempat Uwais berada, Khalifah Umar bin Khattab dan Imam Ali a.s. memberi salam. Namun rupanya Uwais sedang melaksanakan salat. Setelah mengakhiri shalatnya, Uwais menjawab salam kedua tamu agung tersebut sambil bersalaman. Sewaktu berjabatan, Khalifah Umar segera membalikkan tangan Uwais, untuk membuktikan kebenaran tanda putih yang berada ditelapak tangan Uwais, sebagaimana pernah disabdakan oleh baginda Nabi SAW. Memang benar! Dia penghuni langit. Dan ditanya Uwais oleh kedua tamu tersebut, siapakah nama saudara ? “Abdullah”, jawab Uwais.

Mendengar jawaban itu, kedua sahabatpun tertawa dan mengatakan, “Kami juga Abdullah, yakni hamba Allah. Tapi siapakah namamu yang sebenarnya ?” Uwais kemudian berkata, “Nama saya Uwais al-Qorni”.

Dalam pembicaraan mereka, diketahuilah bahwa ibu Uwais telah meninggal dunia. Itulah sebabnya, ia baru dapat turut bersama rombongan kafilah dagang saat itu. Akhirnya, Khalifah Umar dan Imam Ali a.s. memohon agar Uwais berkenan mendo’akan untuk mereka.

Uwais enggan dan dia berkata kepada khalifah, “Sayalah yang harus meminta do’a kepada kalian”. Mendengar perkataan Uwais, Khalifah berkata, “Kami datang ke sini untuk mohon do’a dan istighfar dari anda”.

Karena desakan kedua sahabat ini, Uwais al-Qorni akhirnya mengangkat kedua tangannya, berdo’a dan membacakan istighfar. Setelah itu Khalifah Umar berjanji untuk menyumbangkan uang negara dari Baitul Mal kepada Uwais, untuk jaminan hidupnya. Segera saja Uwais menolak dengan halus dengan berkata, “Hamba mohon supaya hari ini saja hamba diketahui orang. Untuk hari-hari selanjutnya, biarlah hamba yang fakir ini tidak diketahui orang lagi”.

Setelah kejadian itu, nama Uwais kembali tenggelam tak terdengar beritanya. Tapi ada seorang lelaki pernah bertemu dan di tolong oleh Uwais, waktu itu kami sedang berada di atas kapal menuju tanah Arab bersama para pedagang, tanpa disangka-sangka angin topan berhembus dengan kencang. Akibatnya hempasan ombak menghantam kapal kami sehingga air laut masuk ke dalam kapal dan menyebabkan kapal semakin berat. Pada saat itu, kami melihat seorang laki-laki yang mengenakan selimut berbulu di pojok kapal yang kami tumpangi, lalu kami memanggilnya. Lelaki itu keluar dari kapal dan melakukan salat di atas air.

Betapa terkejutnya kami melihat kejadian itu. “Wahai waliyullah,” Tolonglah kami!” tetapi lelaki itu tidak menoleh. Lalu kami berseru lagi, “Demi Zat yang telah memberimu kekuatan beribadah, tolonglah kami!” Lelaki itu menoleh kepada kami dan berkata,

“Apa yang terjadi ?”
“Tidakkah engkau melihat bahwa kapal dihembus angin dan dihantam ombak?” tanya kami.
“Dekatkanlah diri kalian pada Allah!” katanya.
“Kami telah melakukannya.”
“Keluarlah kalian dari kapal dengan membaca bismillahirrohmaani rrohiim!”

Kami pun keluar dari kapal satu persatu dan berkumpul di dekat itu. Pada saat itu jumlah kami lima ratus jiwa lebih. Sungguh ajaib, kami semua tidak tenggelam, sedangkan perahu kami berikut isinya tenggelam ke dasar laut.

Lalu orang itu berkata pada kami ,”Tak apalah harta kalian menjadi korban asalkan kalian semua selamat”. “Demi Allah, kami ingin tahu, siapakah nama Tuan ? “Tanya kami.

“Uwais al-Qorni”. Jawabnya dengan singkat.

Kemudian kami berkata lagi kepadanya, “Sesungguhnya harta yang ada dikapal tersebut adalah milik orang-orang fakir di Madinah yang dikirim oleh orang Mesir.”

“Jika Allah mengembalikan harta kalian. Apakah kalian akan membagi-bagikannya kepada orang-orang fakir di Madinah?” tanyanya.

“Ya, “jawab kami. Orang itu pun melaksanakan salat dua rakaat di atas air, lalu berdo’a. Setelah Uwais al-Qorni mengucap salam, tiba-tiba kapal itu muncul ke permukaan air, lalu kami menumpanginya dan meneruskan perjalanan. Setibanya di Madinah, kami membagi-bagikan seluruh harta kepada orang-orang fakir di Madinah, tidak satupun yang tertinggal.

Beberapa waktu kemudian, tersiar kabar kalau Uwais al-Qorni telah pulang ke Rahmatullah. Anehnya, pada saat dia akan dimandikan tiba-tiba sudah banyak orang yang berebutan untuk memandikannya. Dan ketika dibawa ke tempat pembaringan untuk dikafani, di sana sudah ada orang-orang yang menunggu untuk mengkafaninya.

Demikian pula ketika orang pergi hendak menggali kuburnya. Di sana ternyata sudah ada orang-orang yang menggali kuburnya hingga selesai. Ketika usungan dibawa menuju ke pekuburan, luar biasa banyaknya orang yang berebutan untuk mengusungnya.

Dan Syeikh Abdullah bin Salamah menjelaskan, “ketika aku ikut mengurusi jenazahnya hingga aku pulang dari mengantarkan jenazahnya, lalu aku bermaksud untuk kembali ke tempat penguburannya guna memberi tanda pada kuburannya, akan tetapi sudah tak terlihat ada bekas kuburannya. (Syeikh Abdullah bin Salamah adalah orang yang pernah ikut berperang bersama Uwais al-Qorni pada masa pemerintahan Umar bin Khattab)

Meninggalnya Uwais al-Qorni telah menggemparkan masyarakat kota Yaman. Banyak terjadi hal-hal yang amat mengherankan. Sedemikian banyaknya orang yang tak dikenal berdatangan untuk mengurus jenazah dan pemakamannya, padahal Uwais adalah seorang fakir yang tak dihiraukan orang.

Sejak ia dimandikan sampai ketika jenazahnya hendak diturunkan ke dalam kubur, di situ selalu ada orang-orang yang telah siap melaksanakannya terlebih dahulu. Penduduk kota Yaman tercengang. Mereka saling bertanya-tanya, “Siapakah sebenarnya engkau wahai Uwais al-Qorni? Bukankah Uwais yang kita kenal, hanyalah seorang fakir yang tak memiliki apa-apa, yang kerjanya hanyalah sebagai penggembala domba dan unta? Tapi, ketika hari wafatmu, engkau telah menggemparkan penduduk Yaman dengan hadirnya manusia-manusia asing yang tidak pernah kami kenal. Mereka datang dalam jumlah sedemikian banyaknya. Agaknya mereka adalah para malaikat yang di turunkan ke bumi, hanya untuk mengurus jenazah dan pemakamannya. Baru saat itulah penduduk Yaman mengetahuinya siapa “Uwais al-Qorni” ternyata ia tak terkenal di bumi tapi terkenal di langit.

Inilah keistimewaan Uwais dibanding orang kebanyakan karena jika bersumpah demi Allah pasti terkabul. Pada hari kiamat nanti ketika semua ahli ibadah dipanggil disuruh masuk surga, dia justru dipanggil agar berhenti dahulu dan disuruh memberi syafa’at, ternyata Allah memberi izin dia untuk memberi syafa’at sejumlah qobilah Robi’ah dan qobilah Mudhor, semua dimasukkan surga tak ada yang ketinggalan karenanya

SiPahit Lidah
ahmadmulyadi02@gmail.com
202.182.174.18

Assalamualaikum W.wb…Ikutan mampir….untuk menambah khazanah keilmuan jagat nusantara bagi para pembaca sekalian…ilmu ini tidak tidak diijazahkan tetapi dapat dimiliki oleh saudara saudara seakidah sekalian dengan Syarat mesti yakina 100% kepada Allah SWT. ini adalah keilmuan tanpa puasa sebagai Perisai diri dengan nama “INTI BESI KURSANI” dari Pesisir timur Sumatera yang sampai sekarang masih lestari namun sudah jarang orang memilikinya,saya mendapatkannya dari seorang sepuh didaerah terpencil dikabupaten simalungun sumatera utara yang terkenal dengan santet begu ganjangnya.

Adapun caranya adalah:
Baca Mantera ini pada tengah malam (Jam 12 Tepat setelah sholat Hajat dengan niat untuk memiliki ilmu ini karena Allah) sebanyak banyaknya sampai tertidur selama 7 hari berturut turut, setelah itu baru amalkan setiap hari dengan jumlah bilangan minimal 7 kali:

BISMILLAHIRAHMAN NIRRAHIM…
HEI SYEH JABARULLAH KERAMAT RAJA BESI YANG MENJAGA AKU SIANG DAN MALAM, LAILLAHA ILLALLAH MUHAMMADDARASULULLAH YAHU…AKU TUBUH DARI NUR MUHAMMAD BESU KURSANI YANG MENJAGA AKU,IA TIADA DAPAT MERUSAK PADA TEMPATNYA,HAI HUJAN, AKU TAHU KEJADIAN INI, AIR SETITIK SIDINA FATIMAH, BUNGKULLULLAH AIR KUNUNG LUKKULLULLAH,ENGKAU TIDAK DAPAT MEMAKAN DARAH DAGINGKU JIKALAU MEMAKAN DARAH DAGINGKU DIHARAMKAN ALLAH DIHARAMKAN MUHAMMAD, DIHARAMKAN BAGINDA RASUL..KA..HA..YA…AIN ..SHOD…DAL.

Baca mantera ini setiap menghadapi bahaya sebagai benteng diri. Insyaallah baik serangan fisik dan Ghaib sekuat apapun tidak akan mempan dengan izin Allah, bahkan pemilik ilmu ini biasanya selalu ditakuti jin2 Fasik. demikian para sahabat sekalian, mohon maaf Kiwongalus kalau dianggap menggurui….hanya sebatas bagi bagi bagi sesama semoga bermanfaat…Wassalam.

Patria A. Wijaya
wijaya.patria@gmail.com

Assalamu’alaikum Wr Wb

Hanya milik Allah Nama-Nama Yang Baik (Asma’ul Husna), Maka bermohonlah kepada-Nya dengan menyebut Asma-ul Husna itu dan tinggalkanlah orang-orang yang menyimpang dari kebenaran dalam (menyebut) nama-nama-Nya. nanti mereka akan mendapat balasan terhadap apa yang Telah mereka kerjakan.

(QS. Al-A’raaf [7]:180)

Asma Al Husna, merupakan Asma Allah yang memiliki sifat-sifat tersendiri, serasi selaras dengan keadaan dan kebutuhan hidup dan kehidupan manusia seutuhnya di dalam mengamalkan amanah hidup dari Allah SWT. Dan dengan Asma-asma Allah tersebut, Allah SWT memerintahkan manusia untuk berdoa dan memohon kehadirat Allah SWT bila merasa membutuhkan sesuatu.

Salah satu Asma Al Husna yang cukup sering digunakan untuk memohon pada Allah SWT adalah Al-Malik, yaitu Allah Yang Maha Merajai. Dalam kesempatan ini penulis memohon kepada Allah SWT agar kiranya diberi kemudahan untuk sekedar berbagi setetes air dalam samudra kekuasaan Allah tentang salah satu cara memohon pada Allah dengan Asma Al-Malik kepada poro sedulur.

 Asma Al Malik

بِسْÙ…ِ اللهِ ÙŠَامَÙ„ِÙƒِ ÙŠَامَÙ„ِÙƒَ ،

ÙŠَا Ù…َÙ„ِÙƒُ ، ÙŠَامَÙ„ِÙƒُ ، ÙŠَا Ù…َÙ„ِÙƒُ ،

Bismillah Ya Maliki Ya Malika

Ya Malik Ya Malik Ya Malik

Penjelasan :

Asma Al Malik ini merupakan Asma yang memiliki dua makna tergantung dari pembacaannya. Pertama adalah makna sesuai dengan makna bahasa Arab, kedua merupakan makna dalam bahasa Jawa/Sunda.

Makna dalam bahasa Arab:

Al Maliki merupakan salah satu Asma ul Husna yang berarti Yang Maha Merajai.
Maliki, merupakan bentuk dari kata Al Malik yang dinisbahkan pada sosok yang bersifat Maskulin. Maksudnya kita memohon pada kekuasaan Allah yang Maha Merajai dengan sifat Maskulin-Nya, ketegasan, kekuasaan, memaksa dan mengatur serta sifat-sifat maskulin lainnya.
Malika, merupakan bentuk dari kata Al Malik yang dinisbahkan pada sosok yang bersifat feminin. Maksudnya kita memohon pada kekuasaan Allah yang Maha Merajai dengan sifat Feminin-Nya, perlindungan, mengayomi, memelihara dan lain sebagainya.
 Makna bahasa Jawa/Sunda:

Ya Maliki, ketika dilafadzkan dengan lidah Jawa/Sunda bisa menjadi Ya Malik Iki (Yo Malik Iki), yang artinya ya membalik yang ini.

Ya Malika, ketika dilafdzkan dengan lidah jawa/Sunda bisa menjadi Ya Malik Ika (Yo Malik Iko) , artinya ya membalik yang itu.

Ya Malik Ya Malik Ya Malik, ketika diucapkan oleh lidah Jawa/Sunda akan terdengan seperti Yo Malik Yo Malik Yo Malik. Artinya ya balik (membalik).

Maksudnya adalah memohon agar sesuatu kondisi yang tidak menyenangkan dihadapan kita dapat berbalik, berubah sesuai dengan harapan kita.

 Manfaat:

Ya Malik merupakan asma Allah SWT yang berarti Merajai/Maha Raja, ini mengandung Hikmah pengaturan atau manajerial. Yaitu pengaturan Ilahi terhadap sesuatu yang diluar jangkauan/daya manusia. Sehingga Asma ini termasuk amalan yang multi fungsi, dapat dipakai untuk berbagai hajat kita terutama yang berhubungan dengan pengaturan Ilahi. Meskipun termasuk amalan multi fungsi, asma ini sesuai dan cepat bereaksi ketika kita di dholimi terutama bila orang/pihak yang mendholimi kita menyandarkan diri pada kekuatan selain Allah SWT.

 Tata Cara :

Untuk “membeli” Asma ini bisa dengan dua cara, yaitu dijadikan amalan rutin setiap ba’da shalat sebanyak-banyaknya dengan penuh penghayatan.

Yang kedua dengan berpuasa 3 hari terlebih dahulu (biasanya dengan memilih hari-hari yang memiliki jumlah neptu 41). Puasa diniatkan untuk membersihkan dan memohon ampun jiwa dan raga pada Allah SWT, selama puasa perbanyak istighfar, sholat taubat dan hajat. Selama berpuasa asma ini dibaca 111 kali.

 Semoga amalan yang saya berikan ini bermanfaat buat dulur semua, salam persaudaraan dan salam kenal bagi semua dulur kwa di seluruh penjuru bumi. Terimakasih pada pengasuh blog ini. Mohon maaf apabila ada kesalahan tulis dari kami, mohon maaf juga kapada semua yang berbeda pemahaman dengan kami, semoga kami terlindung dari prasangka dan sifat syaitoniyah (iri, drengki, hasut, riya’, ujub, merasa benar sendiri dll, amien).

Wallahu alam bishowab

Wassalamu’alaim Wr Wb

PA Wijaya

bibirmerahx@gmail.com

Ini salah satu jenis ilmu gendam asal Melayu di antara banyak ilmu gendam yang ada. Mohon tidak dipakai untuk kejahatan (kalau dipakai untuk kejahatan resiko ditanggung sendiri yaitu berhadapan dengan aparat kepolisian). Kita share untuk tujuan menambah wawasan dan agar kita bisa memanfaatkannya untuk tujuan-tujuan kebajikan. Misalnya agar atasan tidak marah, malah berbalik tunduk patuh belas kasih pada anda. Dengan mengetahui ilmu gendam kita bisa semakin waspada terhadap ilmu gendam.

MANTRA:

Laput yu Kata yu, aku anak wayang Allah. ENGKAU yang mengata aku, AKU yang engkau IKUT. Nang pa bunang ali meng-ali Ragi pun tunduk raji pun tunduk dengan berkat doaku LAA ILAHA ILALLAH

Baca mantra 3 x dan hembuskan ke target di depan kita sambil bicara anda minta apa ke dia. Target akan kena gendam.

==============================

PATAHKAN ILMU GENDAM

Cara mematahkan ilmu gendam:

Pikirkan hal lain ketika anda mencurigai seseorang yang ngobrol di depan anda dan tiba-tiba dia mengatakan hal yang tidak masuk akal yang akan menggendam Anda. Ambil rokok, pensil, kapur tulis atau benda-benda berbentuk silinder disekitar Anda. Baca

AUDZUBILLAHIMINASYAITONIRROJIM 3 X

BISMILAHIRROHMANIRROHIM 3X.

kemudian patahkan benda-benda itu. Maka gendamnya tidak akan berfungsi alias macet.

Semoga bermanfaat.


MANTRANYA

===========BISMILLAH KUM AWEWE, WATAJI KULHU ABSAR WAHUWA LATIFUL KHOBIR. SABULAN SANG RATU NU COLALANG, SABULAN MANGRUPI , DUA PUTRI MANANJO TUJUH BULAN KOLOT , SALAPAN BULAN SANG GOLEDAH , GERELENG PUTIH JIG KA CAI NGADON CEURIK , JIG KA DARAT NGADON MIDANGDAM , JIG KA IMAH ASA JOBONG KOONG KOP CAI ASA TUAK BARI , KOP DAHAR ASA TATAL BOBO KAULA NYAHO NGARAN SIA SI…………  ==========

LAKUNYA:

Puasa 3 hari. Hari terakhir mutih 1 hari 1 malam. Tiap malam dibaca 33x sambil liatin poto yg dituju.

******

AMALAN BERTEMU IBU NYAI DEWI RORO KIDUL


MANTRANYA:

===========BISMILLAHIRROHMANIRROHIM. ASYHADU ALLA ILAHA ILALLAH WA ASYHADU ANNA MUHAMMADDAR ROSULULLAH. BISMIDAT DALIMA PUTIH, GUMILANG CAHAYA NING SUCI ING WISESA. MATIH SANG RAMA WULUNG, YA IBU RATU AGUNG, SANGIANG DANGIANG HAJAH NYAI DEWI RORO KIDUL. RAWUNG KA’ANJENG GUSTI WALI TUNGGAL. LALUHUR SAKA WAYANA SI NARENG KA’ANJENG SYECH HAJI WALI SAKTI KUDRATULLAH. SUMEREP ING GENURUWAH SANG KREMI PELABUHAN RATU. DUPE CIRI WALI PURWA TANPA WEKASAN. TUSTA USMANINGANI TUGTUPKU KERSANING ALLAH ===============

LAKUNYA:
Puasa 7 hari. Hari terakhir mutih 1 hari 1 malam. Tiap malam dibaca 33x sambil bakar kemenyan.

bibirmerahx@gmail.com

Assalamu”alaium Wr. Wb

Kepada Yth. Dewan Redaksi / Admin KWA
Pimpinan / pengelola blog Kampus Wong Alus (KWA)
para sesepuh dan para senior, dalam maupun diluar KWA
Serta saudara aktifis, pemerhati, partisipan, pengomentar dan seluruh anggota di blog tercinta ini

Salam damai dan salam pengetahuan

Pertama tama perkenalkan saya baru pertama kali memposting artikel di sini, namun dalam membuka dan menelusuri artikel2 di blog KWA ini sudah cukup sering sejak tahun lalu. Dan saya sebagai pewaris beberapa ilmu ilmu leluhur yang saya kira cukup langka, bersimpati untuk melestarkannya di sini agar bisa diketahui, sebagai penambah khazanah keilmuan nusantara dan setidaknya untuk menambah wawasan dan pengetahuan generasi penerus kita nanti.

Saya tekankan disini bahwa saya tidak mengijazahkan artikel keilmuan ini, karena guru saya sudah almarhum dan belum sempat meminta izin sewaktu beliau hidup untuk menurunkan ilmu ilmu tesebut kepada orang lain. Jadi ini sekali lagi, hanya sebagai sebatas wacana penambah perbendaharaan ilmu saja. Terimakasih.

ilmu ini disebut “ILMU KHODAM KALI TARUNG “
adapun sumber keilmuan nya mengambil dari uru saya yang sekarang bersemanyam di daerah Gempol, Palimanan, Cirebon, yaitu salah satu “sesepuh” di sal;ah satu perguruan di daerah “GOA DALEM – GUNUNG KAPUR – PALIMANAN CIREBON ” era orde lama ( tahun 50 an ) yang sekarang perguruan nya sudah tidak ada lagi karena daerahnya di tempati INDUSTRI EXPLORASI PORTLAND ( BAHAN SEMEN.).

Alhamdulillah , kami sebagai generasi penerusnya telah menympan beberapa keilmuannya diantara lmu ini.

TATA LAKU NYA :
Pada awal hendak tirakat bertawasul kepada
NABI MUHAMMAD S.AW para sahabat ( Khalifah 4 )
PARA ANBIYA WA MURSALIN
PARA AULIA SHULTONIL SUFIYAH
PARA AULIA CIREBON
PARA WALI SANGA TANAH JAWA
PARA SESEPUH CIREBON
PARA KSATRIA KESANGYANGAN DALAM BABAD TANAH CIREBON
PARA GURU ANDA
KEDUA ORANG TUA
ANDA SENDIRI
(untuk detail nama namanya akan sangat panjang dan harus dijelaskan lewat e-mail saja )
Berpuasa 5 minggu berturut turut dengan BERBUKA menunya berbeda2. .
Maksudnya 1 minggu, berbuka dengan nasi putih dan air putih saja (MUTIH ), kemudian diteruskan seminggu lagi dengan berbuka KETELA dan air putih (NGGADUNG), kemudian seminggu lagi dengan KETAN PUTIH dan air putih saja (NGETAN) , kemudian seminggu lagi dengan NASI YANG DI KERINGKAN DIPANAS MATAHARI LALU DI GORENG dengan minyak sayurtanpa garan dan bumbu apapun , minumnya air putih saja (RENGGINANG) , dan terakhir puasa seminggu dengan berbuka dengan KERAK NASI yang bawahnya sudah agak gosong BEKAS MENANAK NASI (disebut : INTIP ), minum air putih (puasa : NGINTIP) .

SELAMA BERPUASA DIHARUSKAN MEMBACA AMALAN WIRIDNYA
(ya hannan … ya mannan …. 313 x PADA TENGAH MALAM , DIRUMAH ATAU DIMANA SAJA, BEBAS ) boleh juga ditambah setiap selesai sholat fardhu dibaca 100 x, atau semampunya…

hari terakhir, malamnya mandi di sungai yang bertemu dari dua arus (KALI TARUNG ).

KEMUDIAN MEMBACA MANTRA PEMANGGIL KHODAMNYA :

YA SALAM SALIM SLAMET…
SILUMAN SILEMAN MERKAYANGAN TUNDUKO MARENG INGSUN
YA INGSUN ANAK PUTUNE MBAH KUWU CERBON PANGERAN CAKRABUANA
LAN SEJATINE INGSUN JALUK KAROMATE SANGYANG GEDE PALIMANAN KI AGENG TEPAK INGSUN NIAT NGIRUP RAUP SIRNANING DAYA LINUWIH KALI TARUNG NIKI REP SIRP MANJING SUKMAKU LAA ILAHA ILALLAH MUHAMMADURROSULULLOH 1 X ( TAHAN NAFAS ) –

ingat mantra nya harus hafal…
jangan diulang nanti kurang selaras energi khodamnya

setelah membaca mantra tersebut, maka akan datang dua sosok perwujudan berupa SYEIH dengan jubag yang satu berwarna putih,yang sati berwarna kuning. Yang syeih berjubah putih akan memberikan sebuah ” PUSAKA berwujud KUJANG” dengan WARANGKA (tutup) nya. Kemudian dia akan berkata : ” INGSUN TITIP GAMAN NIKI, RAWATEN , SING ATI ATI, SABAB LINTANG UGA BISA RONTOK YEN GAMAN NIKI DICORONGAKEN MUNJUK ” (artinya saya titip tolong rawat pusaka ini, hati hati menggunakannya karena jika diarahkan ke atas langit, bintang saja bisa runtuh )

saya hanya mencobanya sekali sejak menerima pusaka itu dari dulu hingga hari ini, yaitu satu hari setelah saya menerimanya, saya malamnya membuka pusaka tersebut dan mengarahkannya ke debatang pohon besar di daerah hutan, seketika juga pohon itu meledak hancur terbelah menjadi dua dan terbakar hingga hangus mejadi arang. MASYA ALLAH. sehingga hingga sekarang saya simpan pusaka itu dan tidak pernah dipergunakan lagi.

Demikian sekilas pengetahuan dan pengalaman saya sehingga saya posting disini agar menjadi bermanfaat buat menambah wawasan para pembaca sekalian. Sekian dan mohon maaf atas kekurangan. Wassalam.

Hormat saya

Ki Gaman
gamanjaya@yahoo.com


sekarjagadsejati@yahoo.com.my
Salam alaykum Ki Wongalus, salam takzim, dan salam kenal.
saya hanyalah seorang hobbiest ilmu2 nusantara yang berniat melestarikan warisan leluhur, saya sering menjadi silent reader di blog panjenengan. sungguh luar biasa dedikasi panjenengan memelihara blog KWA bisa bertahan bertahun2 dengan isi artikel yang luarbiasa dan banyak ditunggu para penggemar ilmu supra di tanah air bahkan mancanegara. Saya perhatikan belum pernah KWA membahas tuntas ilmu PARANG MAYA baik yg versi Suku Dayak maupun Suku Melayu (Kutai ataupun Banjar). Bersama ini saya coba share mantra parang maya (bukan ijasahan) karena saya sendiri belum sepenuhnya menguasai apalagi bisa mengajarkannya. Berikut mantra parang maya versi melayu :
Parang Maya,
Parangku parang maya
tunjukku seperti tombak
gunung kutunjuk gunung tembus
tanganku seperti parang
kutebas putus…
berkat Allah
La ilaha illallah Muhammadar rasulullah.
sekian,
terima kasih,

Amang Pangkalima Angin
putraangin@dr.com
Salam hormat kepada Admin Blog KAMPUS WONG ALUS
Salam kenal kepada saudara-saudara setanah air dan semoga saudara beserta keluarga senantiasa mendapat kesehatan dan kebahagiaan. Saya merasa gembira dengan adanya blog ini sehingga bisa melestarikan ilmu-ilmu di nusantara. Dalam kesempatan ini, saya coba menyumbang sedikit pengetahuan tentang salah satu versi ilmu besi qursani.
Ilmu ini saya dapatkan dari guru saya, Tuyuk Semuong di daerah Gunung Pesagi. Pertemuan dengan beliau tergolong unik. Saat itu saya berniat kholwat 40 hari untuk mendalami Serat Kalam Tubuh melalui Asma-Asma Nya. Tiap saya tidur setelah berzikir, saya selalu bermimpi ditemui kakek tua renta tetapi kulitnya masih muda dan dia tertawa terbahak-bahak. Dan itu terjadi berkali-kali sehingga saya meminta petunjuk dari Allah.
Kemudian misteri mimpi tersebut terjawab. Tepat hari Selasa pagi saya bertemu dengannya. Saat itu kakek itu bersiul tapi di telinga saya terdengar keras sekali seakan menggetarkan isi dada saya. Lalu kakek itu menyuruh saya mencabut ilalang di depan saya, aneh.. ilalang itu kuat sekali. Saya mencoba mencabut ilalang yang lain, ternyata sama juga. Kakek itu mengatakan bahwa itu adalah sebagian dari kuasa Allah.
Tidak hanya itu, kakek itu mendemontrasikan ilmu lain. Dia berteriak sambil mengucap syair lalu menangis. Memang aneh kakek itu.. tapi setara dengan efek yang ditimbulkan. Saya disuruh mencabut semua daun-daun di sekitar dan sekali lagi saya gagal melakukannya. Daun-daun saya tarik tetap tidak robek.. Subhanallah. Maka saya berguru kepada kakek itu dan dibawa ke rumahnya. Dan ilmu besi qursani inilah merupakan salah satu ilmu yang beliau ajarkan.
Tentu saudara-saudara sudah banyak yang memahami asal mula besi qursani, jadi saya langsung saja menuliskan doa atau mantra pembangkitnya. Saya hanya menuliskan doa nya hingga tingkat ke tiga, walaupun sebenarnya ilmu besi qursani sampai tingkat 9.
Tingkat 1.
Bismillahirrohmanirrohim.
Besi qursani niku khukhik di bawakku, kunfayakun, batu intan niku khukhik di badanku kunfayakun, kawai khantai niku khukhik di khagaku, layamut layamut layamut, mak ngidok si dapok ngatanko nyak kun fayakun.
Doa dibaca 99x setelah itu dicalitkan jempol tangan kanan ke tulang iga atau qursani (tulang ini mulai tulang ekor sampai tulang leher). Jika tidak bisa sampai ke tulang qursani sambung dengan jempol kiri, lakukan 9 hari. Tingkat pertama ini bisa tes ditebas pakai pedang.
Tingkat kedua
Bismillah, besi kursani pitu lapis khukik di bawakko, liakko ya Allah, besi khatong niku takluk, emas khatong niku takluk, kayu khatong niku takluk, batu khatong niku takluk, timah khatong niku takluk, bawakko tekunci, dagingku tekunci, tuhlanko tekunci, yu nyak nyawane besi jama tanoh..
Doa atau mantranya di baca 41x lalu jempol kaki disatukan kemudian tiupkan ke jempol, tangan kanan diputar ke kanan sambil ucapkan : liakko ya Allah 3x.
Lakukan prosesi tingkat kedua ini selama 9 hari, setelah itu tes ditikam pedang, ditikam pahat mulai dari kaki, perut, dada, leher dan kening kepala
Tingkat ketiga
Bismillah, nyak besumpah kursani unyin di khagako, nyak khajane besi, nyawane besi, khajane logam unyine, nyawane logam unyine, besumpah hati, jama jiwa, mak dapok katan, mak dapok cadang selama sahadat mak pecoh
Baca doa atau mantra sambil menggesekkan kedua jari tengah hingga keluar minyak, tidak ada batasan jumlah bacaannya karena tiap orang berbeda keluar minyaknya. Setelah licin jari tengahnya, dioleskan ke tulang qursani, lalu pusar, belakang leher, punggung, ubun-ubun, ulu hati dan leher depan. Lakukan hal ini selama 9 hari, lalu tes digesek pake pedang ke tangan, pedang dijepit siku yang dilipat lalu ditarik. Boleh juga diiris ke perut, leher dan telinga..
Ilmu besi kursani ini telah saya turunkan kepada lebih dari 80 murid dan pasien. Pernah salah satu murid mengalami kejadian yang membuktikan ketajaman ilmu ini. Saat itu dia bertandang ke rumah cewek menemani temannya (apel rutin hehehe). Karena sudah terlalu malam di rumah ceweknya, pemuda kampung setempat menegurnya. Murid saya berusaha melerai tetapi malah ditikam dengan pisau. Si pelaku penikaman kaget karena pisaunya membal saat mengenai kulit.
Merasa tidak terima, pemuda kampung itu memanggil kawan-kawannya sekitar 30 orang dengan bersenjata. Sehingga murid itu menjadi korban keroyokan hingga baju habis terbabat golok. Karena kalah tenaga, murid itu pingsan dan perkelahian tidak seimbang itu dilerai oleh warga dan kepala pekon (desa). Setelah diteliti, ternyata murid yang pingsan itu tidak terluka sedikit pun oleh bacokan dan tusukan yang diterimanya. Sehingga dia makin yakin ilmu besi kursani memang betul-betul nyata manfaatnya bila sudah terbangkitkan.
Demikian ilmu besi kursani yang betul-betul saya telah rasakan manfaatnya. Sebelum belajar ilmu besi qursani, pengamal minta maaf kepada ibunya. Mohon maaflah kepada ibu dan mencuci kedua kakinya dan air cucian kaki itu diminum segelas. Lalu ibu berdiri dengan kaki terbuka, seperti ronaldo mau mengeksekusi tendangan bebas.. selanjutnya saudara merangkak mengitari kaki ibu melewati kedua kaki yang terbuka itu. pertama mengitari kaki kanan 3x lalu mengitari kaki kiri 3x sambil mengucap sumpah (kalimatnya saya simpan dan bisa saya emailkan kepada saudara). Jika ibu sampai menangis saat pengamal mengucapkan sumpah, insya Allah ilmu lebih ampuh dan lebih hebat.
Tidak ada gading yang tak retak, mohon maaf jika cara penulisan saya kurang bagus atau ada yang kurang dipahami. Demikian kaya ilmu-ilmu tanah Nusantara ini, sehingga patutlah kita berbangga. Ilmu besi qursani ini hanya sebagai salah satu versi, di daerah lain juga ada. Namun hal itu menambah wawasan dan khasanah kekayaan keilmuan kita. Semoga Indonesia makin Jaya…
@TANTIRA KWA,2013

Assalamualaikum wrb, wb. Apa kabar dulur KWA? Semoga senantiasa oke, rezeki oke, karir oke, prestasi bagus, sehat walafiat dalam naungan ridho Allah SWT. Amin. Ilmu yang akan dishare berikut ini tergolong ilmu “tingkat tinggi” dulur…. Ilmu simpanan yang hanya tunggal —-tidak ada tingkat-tingkatnya, cukup satu namun meliputi, berkekuatan berlipat ganda di atas rata-rata— untuk dulur KWA yang berminat.  Khodam amalan ilmu ini adalah Malaikat Penjaga Surat Al Lahab. Malaikat yang punya kekuatan dahsyat untuk membakar keangkuhan ilmu apapun di muka bumi! Allahu akbar....(silahkan dibaca perlahan karena saya belum ada waktu untuk bertanya jawab karena kesibukan. Mohon maaf dulur..)
Terlalu sering kita dihadapkan pada situasi mendesak, ditantang “musuh” yang memiliki banyak ilmu gaib, dukun atau paranormal, orang-orang “sakti” yang merasa terganggu padahal kita ini orang-orang biasa banget, saking kebangetan biasa nya sampai nggak ada yang menyapa (hiks). Maklum, sejak blog KWA bermuatan ilmu-ilmu gaib, banyak yang terusik dengan kehadiran kita. Banyak yang ingin sekedar menguji atau bahkan mencelakai.  Hampir setiap saat, selain energi doa dan harapan kebaikan juga tidak jarang terkirim energi-energi negatif (santet,teluh, tenung) datang ke rumah. Maklum saja dulur, betapa mudah menjadikan saya sasaran target santet bukan?  Lha wong foto, tanggal lahir plus weton dan nama orang tua kandung terpampang jelas di blog.
Oleh guru yang tidak lain eyang sendiri, dulu saya dikasih senjata simpanan berupa amalan yang asli doanya berbahasa Jawa campur Arab dan kini sudah saya ubah menjadi bahasa Indonesia bercampur Arab agar lebih cepat merasuk bila dihayati dan diamalkan. Pasti power karomahnya tidak akan hilang. Saya yakin yang menghilangkan karomah itu bukan bahasa doanya, tapi memang perilaku kita yang barangkali dinilai tidak selaras dengan Iradat NYA.
Ilmu ini berfungsi untuk melumpuhkan, menghilangkan, melunturkan, meluluhkan, membakar, mengambil, menyedot ilmu milik musuh kita agar mereka hilang kesombongan dan kecongkakannya. Ilmu goib apapun, termasuk ragam jenis ilmu kebal akan hilang seketika itu juga KUN FAYAKUN. Jadi  seseorang yang ingin unjuk kebolehan ilmu kebal akan sirna ilmunya dan dia akan terluka. Kasihan bukan? Apalagi kalau mereka melakukan pertunjukan ilmu kebal itu untuk mencari rezeki, menghidupi anak dan isteri…Jangan dilakukan lo ya… anda nanti kena dosa besar!
Dalam keadaan terdesak, ketika “radar” menangkap gejala serangan santet, maka sebenarnya kita bisa menggunakan ilmu ini. Terus terang saya belum pernah menggunakan ilmu simpanan yang diberi guru saya karena efeknya yang tragis bagi target. Maka gunakan hanya bila keadaan SANGAT SANGAT SANGAT DARURAT!!!!
Kalau ada serangan bahaya, biasanya yang saya lakukan adalah mengambil air wudhu dan sholat dua rokaat meminta perlindungan Allah SWT.  Itu bila energi santet yang datang itu masih tergolong ringan sampai sedang, kemudian ditambah memakai doa pendek sambil berbaring melemaskan otot-otot. Yang paling sering adalah wirid INNALILLAHI WAINNA ILAIHI ROJIUN atau wirid ASTAGHFIRULLOHALADZIM sebanyak-banyaknya. Energi santet itu akan hilang dan tidak mengenai kita atas ijin Allah. Bagaimana mengukur apakah energi santet itu tergolong ringan, sedang dan berat? kalau kita terbiasa berlatih olah kebatinan, pasti akan bisa otomatis merasakannya koq, dont worry…
Nah, dulur meskipun begitu tidak salah bila kita memiliki senjata amalan untuk berjaga jaga. Silahkan bagi yang berminat memiliki ILMU ini. Efek lunak bila terkena serangan ilmu ini adalah musuh akan luluh lemas terkulai tidak berdaya karena kekuatan dan keberaniannya akan hilang tiba-tiba. Efek kerasnya: dadanya merah panas terbakar dan ia akan lumpuh sementara hingga yang paling berat adalah LUMPUH PERMANEN.  Kita bisa menyembuhkannya yang lumpuh sementara dengan doa. Satu dua bulan musuh akan sembuh atas ijin Allah SWT. Namun bila sudah lumpuh permanen? Wallahu’alam.
Khodam amalan ILMU KHODAM AL LAHAB ini adalah Malaikat Penjaga Surat Al Lahab. Malaikat yang punya kekuatan dahsyat untuk membakar keangkuhan ilmu apapun di muka bumi. Silahkan diamalkan bila berminat. Bagi yang tidak berminat tidak perlu diamalkan. Saya tidak rela digunakan di jalan yang salah dan rela digunakan hanya untuk menebarkan kebaikan dan kebenaran, amar makruf nahi munkar.
Atas ijin Allah SWT dan hanya DIA kita pasrahkan segalanya, DIA yang memberi kekuatan dengan ilmu ini kita tidak akan kalah dalam perang/tarung goib baik langsung berhadap-hadapan maupun tidak langsung jarak jauh. (Tapi anda pasti akan kalah oleh orang biasa tidak sakti dan tidak berilmu namun punya sikap sopan, lembut, welas asih, dulurrr.. Buktinya, sesakti apapun anda pasti akan kalah oleh kelembutan ibu/isteri/pacar/anak kita kan? hehe…)  
Untuk menguasai ilmu ini wiridkan doa setiap malam 17 x usai sholat tahajud dan 3 X usai sholaf fardhu. usai wirid maka tiupkan ke telapak tangan dan usapkan ke seluruh tubuh. terakhir ke tiupakan ke air putih dan diminum. Saat mewirid tidak perlu tahan nafas. Bernafas normal biasa-biasa saja.
Puasa biasa boleh 3 hari/boleh 7 hari. Saat puasa setiap malam lakukan sholat tahajud, boleh berapapun asal ganjil. Semakin lama puasa kemungkinan ilmu ini akan semakin kuat kita miliki.  Syarat lainnya adalah mendapat IJIN serta RESTU ALLAH SWT, maka kita perlu khusyuk dan yakin.
=======================================================
TATA CARA:
Tawassul kirim al fatihah sebagaimana biasanya, khususkan pada Ibu kita. (sebab Ibu adalah penyalur kekuatan goib kita)
Berikut doanya 17 x:
BISMILLAAHIR ROHMAANIR ROHIIM INNA ANNA AMANNA. SAYA AMBIL KAROMAH ILMU PENGAMBIL ILMU GAIB BERKAT ALLAH BERKAT RASULULLAH BERKAT SAYYIDINA ALI BERKAT SYEKH ABDUL QADIR JAILANI KUN  TABBAT YADA ABI LAHABIW WATABB MAA AGHNA ANHU MAALUHU WAMAA KASAB SA YASLAA NAARON DHATA LAHAB WAM RO ATUHU  HAMMAA LATAL HATUB FII JIIDIHAA HUBLUM MIM MASAD FAYAKUN ALHAMDULILLAHIROBBILALAMIN (17X).
=============================================================
BAGAIMANA CARA MEMPRAKTEKKANNYA?
Bila musuh ada di hadapan kita, kita berdoa dan pandang matanya sambil tahan nafas bila tidak kuat bernafas lagi. Bisa juga setelah berdoa, kita tiupkan ke kerikil dan kerikil dilemparkan mengenai tubuhnya. Doanya…
BISMILLAAHIR ROHMAANIR ROHIIM INNA ANNA AMANNA SAYA AMBIL ILMU GAIBNYA (NAMA TARGET) BERKAT ALLAH BERKAT RASULULLAH BERKAT SAYYIDINA ALI BERKAT SYEKH ABDUL QADIR JAILANI KUN TABBAT YADA ABI LAHABIW WATABB MAA AGHNA ANHU MAALUHU WAMAA KASAB SA YASLAA NAARON DHATA LAHAB WAM RO ATUHU  HAMMAA LATAL HATUB FII JIIDIHAA HUBLUM MIM MASAD FAYAKUN ALHAMDULILLAHIROBBILALAMIN.  (cukup 1x)
Bila musuh tidak ada dihadapan kita maka kita bayangkan dia di hadapan kita, baca doa sambil tahan nafas. Bila tidak kuat bernafas lagi lalu lanjutkan membaca doa tersebut dalam hati.
================================================
Untuk menyembuhkannya baca doa ini:
BISMILLAAHIR ROHMAANIR ROHIIM. INNA ANNA AMANNA. SEMBUHLAH (NAMA TARGET) SAYA KEMBALIKAN ILMU GAIBNYA SEPERTI SEDIA KALA BERKAT ALLAH BERKAT RASULULLAH BERKAT SAYYIDINA ALI BERKAT SYEKH ABDUL QADIR JAILANI KUN TABBAT YADA ABI LAHABIW WATABB MAA AGHNA ANHU MAALUHU WAMAA KASAB SA YASLAA NAARON DHATA LAHAB WAM RO ATUHU  HAMMAA LATAL HATUB FII JIIDIHAA HUBLUM MIM MASAD FAYAKUN ALHAMDULILLAHIROBBILALAMIN (cukup 1 X).
Bila musuh ada dihadapan kita maka kita usapkan di kening, tengkuk dan dadanya. Bila musuh tidak ada di hadapan kita, maka heningkan cipta dan cukup bayangkan anda menarik energi merah menyala dari tubuhnya.
Bagaimana bila kita tidak tahu nama target? Doanya ganti nama target jadi “engkau”, jadi sembuhlah “engkau”….
========================================================
KUNCI  BOSTER AMALAN: SAAT BERDOA TARUH LIDAH DI LANGIT-LANGIT MULUT  BILA TELAH SELESAI BERDOA MAKA LUDAHKAN KE SISI KIRI POSISI ANDA.
Ijazah selesai dulur. Sempurna dan tidak ada yang saya simpan di ilmu ini. Terima kasih atas waktunya. Mohon maaf bila ada kekurangan dan kesalahan silahkan dibuang, bila ada kebaikan dan kebenaran silahkan diambil. Wallahul  muwaffiq  ilaa  aqwamit  thoriq. Wassalamu’alaikum Wr. Wb. Al fakir undur diri.


Pada sore yang mulia ini, apa kabar dulurku semua? Semoga selalu sehat, tenang, bahagia dan dalam naungan ridho Ilahi. Amin. Berikut hanya untuk yang berminat, bagi yang tidak berminat cukup disimpan saja sebagai referensi. Saya ijazahkan amalan ILMU MAHABBAH SERIBU untuk pengasihan umum. Pengasihan umum artinya pengasihan yang tidak dimaksudkan sebagai penggaet sukma satu target tertentu melainkan untuk membuka wibawa pesona dan ketertarikan orang-orang banyak kepada kita. Orang banyak akan menyayangi, menghargai, menghormati dan mengikuti saran masukan dan ide-ide Anda. Setiap kata yang anda sampaikan akan diikuti para pendengar tanpa banyak protes. Cocok dimiliki untuk para artis, ahli hukum, pembicara, juru kampanye, ahli pidato, ulama/mubalighdll.
Berikut amalannya:
BISMILLAHIRROHMANIRROHIM
WA ARSALNAHU ILA MI’ATI ALFIN AU YAZIDUN

313 x selama 3 atau 7 hari. Diwirid usai sholat subuh. Silahkan dicari jumlah hari yang menurut anda paling mantap. Tidak perlu puasa. Boleh dimulai hari apapun.
Khodam amalan ini adalah Malaikat penjaga surah QS As Saffat yang akan membantu Anda membuka aura pengasihan sehingga dicintai dan dihormati banyak orang hingga ribuan orang atas ijin Allah Ta’ala.
Alhamdulillah dengan ilmu ini banyak manfaat positif yang saya peroleh untuk pengembangan pribadi saya. Misalnya yang dulunya saya introvert, pemalu, dan cenderung memilih menyendiri tapi setelah mengamalkan ilmu ini maka saya menjadi pribadi yang percaya diri. Bisa menempatkan diri mana yang harusnya saya tampil dan mana yang harusnya saya bisa mengerem untuk tidak tampil.Ijazah selesai dan sempurna tanpa ada apa-apa lagi yang saya tutupi. Tidak ada kunci amalan apapun. Terima kasih.

DAFTAR ISI

Memuat...

DOWNLOAD

DOWNLOAD